Archive for Juni, 2007

neng-villa.jpg Anda telah memasuki blog pribadi milik yusuf suwandi Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Add comment Juni 14, 2007

Pemberantasan buta huruf

Indonesia termasuk dalam daftar 34 negara yang angka buta hurufnya tinggi. Global Monitoring Report menyebutkan Negara ini ada diperingkat ke tujuh setelah antara lain China, India dan Bangladesh. Ace Suryadi, Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah Departement Pendidikan Nasional menyatakan populasi penduduk yang buta huruf saat ini sekitar 15,4 juta orang.Angka tersebut merupakan 9% dari jumlah total penduduk Indonesia. Dua pertiga atau sekitar 66% diantaranya adalah perempuan yang berlatar belakang keluarga miskin atau tinggal di daerah terpencil.Sekitar 77% dari populasi buta huruf tersebut adalah orang dewasa berusia 45 tahun ke atas, sedangkan sisanya berusia antara 15 tahun dan 45 tahun.Departemen Pendidikan Nasional yang paling berkepentingan dengan persoalan itu menargetkan angak buta huruf bisa diturunkan hingga 50% atau menjadi 7,7 juta orang pada akhir 2009. target pancapaian itu didasarkan pada asumsi bahwa melalui berbagai program yang dijalankan setiap tahun bisa memelekkan sekitar 1,5 juta orang.Pada saat ini pemberantasan buta huruf difokuskan di sembilan provinsi yang angka buta hurufnya tinggi yakni Jatim, Jateng, Jabar, Sulsel, Papua, Kalbar, NTT dan Banten. Penuntasan buta huruf dilakukan secara terus menerus sejak tahun 1997. Namun sebenarnya upaya tersebut sudah dimulai sejak 50 tahunan lalu meski tidak seintesif sekarang. Beberapa faktor yang mendorong angka buta huruf di Indonesia tinggi antara lain tidak mengenal bangku sekolah karena alasan ekonomi dan kondisi geografis. Di samping itu, angka putus sekolah yang juga tinggi dan peserta program pemberantasan buta huruf tidak dipelihara secara baik sehingga kemampuannya merosot atau bahkan lenyap.Saat ini semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di aerah Jateng menyelenggarakan program dari pemerintah yaitu gerakan pemberantasan buta huruf. Salah satunya perguruan tinggi Unissula Semarang mendapat jatah untuk menurunkan 1000 mahasiswa untuk mensukseskan program tersebut. 350 dari Fakultas Ekonomi dan sisanya Fakultas lain, mengingat jumlah mahasiswa fakultas ekonomi lebih banyak dibanding fakultas lain sehingga fakultas ini mendapat jatah yang besar pula. Bagi mahasiswa yang ikut maka akan mendapat sertifikat, jas KKN, topi dan uang akomodasi sebesar 500 ribu. Semua anggaran tersebut dikasih secara cuma-cuma oleh pemerintah akan tetapi, tanggung jawab ini sangat berat untuk itu harus ada niat bdan keikhlasan dari masing-masing mahasiswa sendiri. Mari kita tuntaskan buta huruf di Indonesia agar menjadi masyarakat yang cerdas dan membangun negara. ( yusuf Suwandi Fakultas Ekonomi, 2004 ).   .

1 comment Juni 11, 2007


Halaman

Kategori

Komentar Terakhir

rera di Daun Jambu Biji Sebagai Obat…
bayu firman andrians… di Daun Jambu Biji Sebagai Obat…
muhamadmuiz di Pernak-Pernik
Agung di My Song
Agung di MY LOVE

Arsip

Blog Stats

Top Clicks

Tulisan Terakhir

Blogroll

 

Juni 2007
S S R K J S M
« Feb    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930